Kabupaten Labura Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Keamanan Sistem Informasi SPSE dan Pelatihan Linux Dasar

Kabupaten Labuhanbatu Utara yang diwakili oleh Adam Kurniawan Margolang, S.Kom selaku Kepala Seksi Operasionalisasi Sistem Informasi dan Pengembangan Situs Web Pemerintah Daerah Pada Diskominfo Labura mengikuti acara Sosialisasi Pengelolaan Keamanan Sistem Informasi SPSE dan Pelatihan Linux Dasar yang diadakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta selama 3 hari mulai 13 s.d. 15 Nopember 2019.

Acara ini diikuti oleh mayoritas pengelola server LPSE dari berbagai instansi daerah di Indonesia. Acara ini dilaksanakan dengan sistem workshop dimana peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai ilmu tentang sistem operasi Linux yang merupakan sistem operasi yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dari LKPP.

LKPP mengatakan bahwa kedepannya akan dibaut sebuah regulasi yang mengatur bahwa admin pengelola server LPSE harus memiliki kemampuan di bidang pengelolaan server khususnya dengan sistem operasi Linux yang dibuktikan dengan kepemilikan sertifikasi keahlian dalam bidang pengelolaan server baik fisik maupun software.

Pada acara ini terdapat 2 tes yang harus dilalui oleh peserta, yaitu Pre-Test dan Post-Test. Pada Pre-Test peserta harus menjawab soal sebanyak 20 soal yang berhubungan dengan materi teknis yang akan disampaikan, gunanya adalah untuk mendapatkan gambaran umum kemampuan peserta. Sedangkan, Post-Test dilakukan untuk menguji pengetahuan peserta setelah mendapatkan materi pelatihan dan bagi peserta yang lulus pada Post-Test akan mendapatkan sertifikasi Linux Fundamental.

Dari hasil Post-Tes yang sudah dilaksanakan, Adam Kurniawan berhasil menyelesaikan 40 soal Post-Test dengan baik dan berhasil lulus dengan nilai sangat memuaskan, yang berarti berhasil membawa pulang sertifikasi kompetensi Linux Fundamental dari LKPP.

Dengan adanya acara ini, LKPP berharap untuk penanganan masalah teknis yang terjadi pada server SPSE dapat ditangani sendiri oleh daerah, namun jika memang merasa sudah tidak mendapat solusi, baru kemudian dapat meminta bantuan atau petunjuk kepada LKPP.